Review Smartfren Andromax A2


Smartfren kembali meluncurkan produk andalannya guna memperkuat pangsa pasar di Indonesia. Salah satu produk andalannya yang baru saja diluncurkan adalah ponsel keluaran Haier bernama Andromax A2 yang memiliki fitur unggulan yaitu Baterai berkapasitas 4000 mAh namun dibandrol dengan harga yang cukup murah, yaitu Rp. 849.000. Ponsel dengan nama asli Haier A36C5H ini dipersenjatai oleh Android Nougat 7.0, Kamera depan dengan flash, dan fitur unggulannya yaitu baterai berkapasitas 4000 mAh. Dengan spesifikasi dan harga yang ditawarkan, akankah Smartfren Andromax A2 ini bisa menjadi andalan Smartfren dan Haier untuk bertarung di segmen low-end di pasar ponsel Indonesia?

mari langsung saja kita review Smartfren Andromax A2 ini. 🙂

Paket Penjualan

 

Smartfren Andromax A2 menggunakan kardus merah mencolok khas Smartfren dengan memunculkan gambar produk dibagian depan, mencantumkan spesifikasi di bagian belakang dan nama produk di bagian depan. didalamnya ada unit ponsel, kabel data, charger, headset, dan manual book. cukup lengkap untuk ponsel seharga kisaran Rp. 849.000. Untuk spesifikasi lengkap dapat anda dapatkan dari website resmi Smartfren di http://www.smartfren.com/id/andromax-a2/.

Front

Smartfren Andromax A2 sendiri adalah ponsel dengan menggunakan layar 4.5 inch, desainnya berkelas namun sayangnya semua materialnya terbuat dari plastik, ponsel ini menggunakan layar dengan ketajaman yang menurut saya biasa saja, namun untuk ponsel dengan harga kisaran 849 ribu rupiah menurut saya reproduksi warnanya sudah cukup baik. Bagian depan ponsel diisi oleh earpiece, layar, kamera dengan sensor sebesar 5 MP, Flash dan sensor proximity. ada tiga tombol kapasitif di bawah layar yang sayangnya tidak dapat menyala dan itu merupakan kelemahan bagi Andromax A2. tidak adanya backlight pada tombol kapasitif tentu akan menyulitkan pengguna disaat gelap, namun dengan harga yang ditawarkan oleh Smartfren, hal ini tentu dapat dimaklumi.

Back

Bagian belakang ponsel ini berbahan plastik bertekstur jeruk yang tidak terlalu licin. Ponsel ini lumayan tebal namun cukup ringkas. Speaker ada di belakang bersama kamera 5 MP auto focus dan LED flash, tampilannya memang biasa saja namun jika diletakkan di meja, ponsel ini sama sekali tidak mengesankan sebagai ponsel murah, setidaknya untuk melihat sekilas. Untuk kualitas speakernya kurang baik, suaranya sangat nyaring tapi sama sekali tidak memiliki bass sehingga terlalu pecah di telinga ketika digunakan dengan volume maksimal.

Internal

Saat membuka casing belakang ponsel ini didalamnya terdapat 2 slot sim card, sim 1 menggunakan nano sim dan sim 2 menggunakan micro sim card, slot microSD card yang support hingga 128 GB dan baterai 4000mAh yang bisa dibongkar pasang. Slot sim 1 bisa dipakai untuk 4G yang hanya bisa digunakan untuk Smartfren dan salah satunya hanya bisa GSM 2G seperti ponsel dual sim kebanyakan.

Side

Ukuran ponsel ini cukup tebal, dan menurut saya masih cukup pas dalam genggaman, saya merujuk ke website Smartfren dan sayangnya ketebalannya tidak disebutkan berapa. ponsel made in Indonesia ini build qualitynya tergolong bagus, kelemahan fatal hanya ada di penutup batrenya yang menurut saya cukup tipis sehingga terkesan ringkih dan mudah patah. namun semua itu terbayar dengan desain kulit jeruk di belakangnya dan tidak akan meninggalkan sidik jari ketika memegangnya.

Front Flash Camera

Ponsel ini memiliki layar sebesar 4.5 inch, 854 x 480 pixels. layarnya tidak ada spesial namun cukup bagus karena dilihat dari kemiringan tertentu teks masih bisa dibaca dengan baik, ponsel ini juga tidak terlalu memalukan jika dilihat dibawah terik sinar matahari berkat pencahayaannya yang kuat. ponsel ini dilengkapi hanya dengan 2 multitouch point yang menurut saya cukup menyulitkan dan kurang responsif merespon tekanan dengan jeda waktu yang singkat sehingga menurut saya tidak cocok digunakan untuk mengetik cepat.

Nougat

Android 7.0 Nougat menjadi OS yang disematkan Smartfren. Dengan menggunakan stock android, ponsel ini terbilang cukup lancar menjalankan berbagai aplikasi yang dijalankan transisi dari menu ke menu terasa halus dan menyenangkan. Sayangnya hanya satu, dukungan RAM yang hanya 1GB menjadikan ponsel ini terkadang terbata-bata jika menjalankan terlalu banyak aplikasi. Optimalisasi Nougat cukup baik, namun pengalaman menggunakan ponsel ini menjadikan bukti bahwa di tahun 2017 ini minimal ponsel harus memiliki RAM 2GB untuk dapat digunakan sebagai perangkat yang full-multitasking.

Antutu Info

Spreadtrum SC9832A didapuk sebagai inti dapur pacu ponsel ini. dengan CPU quad-core Cortex A53 yang berjalan di 1,3 Ghz, GPU Mali-400MP dan RAM sebesar 1 GB ditambah optimalisasi software android Nougat menjadikan ponsel ini lumayan gegas digunakan, tidak ada lag yang mengganggu dan ponsel baru agak terbata-bata ketika kita langsung multitasking berbagai macam aplikasi berat dan dibuka secara bergantian.  Mengenai game berat, saya tidak bisa mencoba Asphalt 8 dan Mortal Kombat X, karena keterbatasan dari storage ponsel ini, sedangkan untuk casual game seperti COC, Jetpack Joyride, atau Subway Surfer ponsel ini mampu menjalankan game tersebut dengan baik.

GPS

GPS ponsel ini juga dilengkapi oleh A-GPS yang bisa mengambil dukungan data ponsel agar lokasi yang akurat dapat membantu lock GPS, ponsel ini memang cukup cepat dalam lock GPS, namun jika dibandingkan dengan Qualcomm atau Mediatek, rasa-rasanya ponsel ini kalah gegas dalam mengambil data GPS di dalam ruangan. namun jika di luar ruangan, ponsel ini mampu menunjukkan kinerja baiknya dalam pengambilan data GPS. Untuk kinerja WIFI dapat diandalkan dengan baik, baik range untuk penangkapan sinyal maupun performa dari router. Hal yang sama ditunjukkan juga dengan penangkapan sinyal yang memiliki kinerja bagus, tidak ada drop call baik dari sim 1 maupun sim 2. Kinerja microphone cukup bagus dengan microphone dan earpiece yang diusungnya, percakapan sangat jelas, baik yang melakukan panggilan dan yang menerima panggilan.

Outdoor (click to enlarge)

Outdoor Focus (click to enlarge)

Indoor Flash (click to enlarge)

Indoor No Flash (click to enlarge)

Front Camera Indoor (click to enlarge)

Hal yang menurut saya cukup mengagetkan adalah sektor kamera. Ponsel ini memiliki kamera yang cukup baik dikelasnya, kamera belakang mampu menghasilkan gambar yang cukup baik untuk harga yang diusung ponsel ini, kamera depan memang tidak begitu spesial, namun cukup jika digunakan untuk selfie. resolusi kamera belakang 5 MP dilengkapi auto-focus sedangkan untuk kamera depan 5 MP fixed-focus. Kedua kamera memiliki flash yang akan membantu pengambilan gambar di saat gelap. fitur yang diusung oleh ponsel ini cukup bisa membuat senang dengan fotografi dasar seperti beauty face, panorama, pemilihan scene, pemilihan efek dan perekaman video. fitur lain yang ada di setting adalah exposure, ISO, AWB. untuk videonya kamera belakang dapat menghasilkan Time-lapse dan Slow motion. hasil kamera cukup baik, jelas dan sangat terang untuk sekelas sensor 5 MP, jika ada cukup cahaya baik kamera belakang maupun kamera depan dapat menghasilkan foto yang cukup bagus untuk ponsel low end. untuk lebih jelasnya silahkan klik foto diatas, semuanya merupakan hasil kamera langsung dari Smartfren Andromax A2 tanpa edit.

Andromax A2 memiliki baterai 4000 mAh. Kemampuan baterai ini bisa dikatakan daya jual utama ponsel ini, mengingat ponsel ini menggunakan prosesor quad-core dan layar yang hanya 4.5 inch. penggunaan ringan yang biasa dilakukan untuk menilai penggunaan ponsel memberikan hasil yang menandakan bahwa baterai ponsel ini tidaklah boros. namun kembali lagi kepada pembeli, meski anda menggunakan ponsel ini secara intens siap-siaplah terpukau dengan daya tahan yang dapat digunakan seharian, hasil full pemakaian intens yang saya uji dapat menyuguhkan kekuatan ponsel seharian menyala, hasil yang cukup impresif untuk ponsel seharga ini. untuk pengisian baterainya menggunakan charger bawaan dirasa cukup cepat meski tidak ada support quick-charge, ponsel ini dapat menerima daya sebesar 2A dan 0%-100 dapat dicapai selama 130 menit.

seperti biasa, gambar di atas adalah berbagai screenshot yang mungkin berguna untuk pembaca blog sadatz haybat…

Saatnya menarik kesimpulan mengenai Review, Kelebihan Smartfren Andromax A2 dan Kelemahan Smartfren Andromax A2 ini.

Kelebihan Smartfren Andromax A2 ini adalah…

  • Battery super besar
  • Penerimaan sinyal kuat
  • Slot sim dan MicroSD terpisah
  • Kualitas dan fitur kamera cukup bagus
  • Sudah Nougat

Kelemahan Smartfren Andromax A2 ini adalah…

  • Tombol kapasitif di bawah layar tidak menyala
  • Bodi sangat tebal untuk ukuran ponsel dengan baterai 4000mAh
  • Lock GPS agak lama
  • Suara speaker pecah
  • Multitouch hanya 2 point

demikian review sederhana yang bisa saya buat…

jika anda ingin berbagi pengalaman, ingin bertanya atau sekedar sharing silahkan tinggalkan komentar, saya akan berusaha respon semuanya… :)

Terimakasih sudah mampir dan baca-baca di blog saya, Sadatz Haybat Kannaby… dan semoga Review / Hands On Review Smartfren Andromax A2 ini bermanfaat untuk kita semua… :)

Iklan

8 responses to “Review Smartfren Andromax A2

  1. Tanya gan, dulu ane pakai andromax A dan suara keci banget meski sudah di loud speaket, apakah A2 suaranya keras dan jelas mengingat sama2 keluaran heir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s