Review ZTE H560N Mini Wireless Router


Capture

ZTE kembali meluncurkan produk networkingnya di Indonesia pada akhir 2013 lalu, tercatat ada dua produk yang diperkenalkan ZTE kepada pengguna indonesia lewat distributornya, salah satunya adalah ZTE H560N Mini Wireless Router. router ini seakan menjawab tantangan produk negeri tirai bambu lain seperti Huawei, Hame dan TP-Link yang sudah terlebih dahulu menggelontorkan produk-produk router dengan fitur yang hampir sama. yaitu router serba guna yang mendukung modem eksternal dalam bentuk yang mini…

IMG_1413 (Large)

mau tahu lebih lanjut? mari kita review ZTE H560N ini…

Berikut ini adalah paket penjualan router ini.

IMG_1414 (Large)

paket penjualannya tergolong minimalis… dengan dus yang cukup kecil, didalamnya hanya ada router ZTE H560N, kabel LAN, dan manual yang tidak terlalu detail. tentunya jika anda ingin menggunakan router ini, minimal anda sudah menguasai dasar jaringan atau mempunyai teman yang paham jaringan agar nantinya tidak pusing ketika hendak menggunakannya.

IMG_1418 (Large)

ukuran router ini tidak terlalu besar, dan tidak terlalu kecil (seperti yang anda tahu, predikat router paling kecil masih ada di tangan HAME A15), dibandingkan dengan TP-Link MR3020 dan TP-Link MR3040 sepertinya masih lebih bongsor router dari ZTE ini, untuk memudahkan pengukuran, saya menggunakan Charger Samsung Galaxy Note dan Modem Sierra Wireless 313U agar kiranya pembaca bisa membayangkan seperti apa ukuran router ini.

IMG_1419 (Large)

router dengan harga Rp. 270 ribuan ini mempunyai bahan berwarna putih doff, yang mungkin bisa membuatnya cepat kotor… di sisi samping ada switch Moda AP dan Extender, serta tombol WPS. di sisi bawah ada slot untuk WAN/LAN, tombol reset, dan slot USB. ukurannya yang kompak memudahkan kita membawa router ini kemanapun kita akan pergi, bobotnya juga lumayan ringan dan kita bisa langsung menancapkannya langsung ke sumber listrik tanpa perlu kabel lagi.

IMG_1415 (Large)

dibawah ini adalah spesifikasi router ini. (saya ambil dari web zte enterprise)

Wi-Fi

•Frequency: 2.4 GHz
• Max data rate: 300 Mbps
• IEEE 802.11b/g/n
• WPS
• 64/128 bits WEP / WPA/WPA2
Firewall/Security

• VPN pass-through
• URL filtering
• Parental control
• NAPT
Management

• Local HTTP
• Ping diagnostics
• Date/time update from SNTP internet time server

• Remote upgrade by HTTP/FTP

 

Hardware Characteristics

• Interface: One FE RJ-45 port ,one USB 2.0 port

• Wi-Fi:     802.11n with 2 internal antennas
• Buttons:
– WPS

– Reset

• LED status indicators: Power,WPS,Ethernet,WLAN

 

Electrical Characteristics

•Wireless power output: less than 100mW (20dBm)

•Power input: 90-240 VAC, 50/60Hz
•Power consumption: less than 4W(operating mode),1.46W(standby),1.0W (idle)
Physical Characteristics

•Net weight: 100g
• Size: 93 (L) x 56 (W) x 29 (H) mm

Environmental Characteristics

Operating Environment

• Temperature: 0°C ~ 40°C (32°F ~ 104°F )
• Humidity: 5% ~ 95% (non-condensing)

Storage Environment

• Temperature: -40°C ~ 70°C (-40°F ~ 158°F )
• Humidity: 5% ~ 100% (non-condensing)

Certification

• CE certification
• WEEE
• RoHS

 

untuk kompatibilitas, router ini sepertinya mempunyai kompatibilitas yang lumayan tinggi, hal itu terbukti dengan lancarnya Sierra 312U dan Sierra 313U milik saya, meskipun sampai sekarang saya belum menemukan list modem apa saja yang kompatibel dengan router ini. setidaknya modem selain merk Huawei dan ZTE bisa konek dengan lancar. router ini juga hanya perlu waktu beberapa detik untuk koneksi ke internet jika modem sudah dikenali dengan baik.

IMG_1417 (Large)

fitur lain yang menarik adalah port USB router ini ternyata bisa digunakan untuk charging ponsel kesayangan anda, dan memiliki output sebesar 1 A. beberapa device yang sudah saya coba adalah Asus Zenfone 6, Huawei Ascend W1, LG A230 dan iPod Touch 5. dan semuanya bisa di-charge dengan lancar. selain itu, hal yang membuat saya kesengsem dengan router ini adalah speednya yang mampu mencapai 300Mbps, beda dengan router lain yang mentok hanya 150Mbps.

IMG_1416 (Large)

kelebihan lain yang dimiliki router ini adalah pancaran sinyalnya yang kuat, mungkin karena sumber powernya langsung dari colokan listrik, tidak melalui port USB atau DC adapter. dengan power saver off, rasanya TP-Link MR3040 dan MR3020 tidak mampu menandingi pancaran sinyal dari router ZTE ini. adanya fitur wireless extender juga membuat router ini patut untuk dimiliki… saya yang kenyang akan produk-produk TP-Link dan HAME cukup puas dengan apa yang ditawarkan oleh router ZTE ini. selain fitur-fiturnya yang mantab, router ini juga ditunjang dengan harga yang cukup terjangkau sehingga menurut saya router ini bisa mengancam eksistensi produk sejenis dari pabrikan negeri tirai bambu lainnya.

 

dari review datz tentang ZTE H560N kesimpulan yang dapat diambil melalui kelebihan dan kelemahan router ini adalah.

 

Kelebihan

– harga murah

– modus operasi melimpah

– kompatibilitas modem tinggi

– kecepatan paling tinggi diantara produk sekelasnya (300Mbps)

– kualitas pancaran sinyal yang bagus

– bisa digunakan untuk charging device

– suhu router tergolong rendah

Kelemahan

– body putih mudah kotor

– body agak bongsor dibanding produk sekelasnya

– kurangnya informasi tentang produk ini di web ZTE

 

mungkin itu dulu yang bisa saya review dari router ZTE H560N ini.

jika anda ingin berbagi pengalaman atau sekedar bertanya silahkan tinggalkan komentar :)

insyaAllah akan saya jawab sebisa saya…

makasih udah mampir dan baca-baca di blog datz… dan semoga review ini bermanfaat untuk kita semua…

Iklan

22 responses to “Review ZTE H560N Mini Wireless Router

  1. Cara setting 3g dongle nya gmn mas? Kok ga mau konek komp saya maupun laptop saya mohon bantuan nya
    Modem usb saya huawei e220 dan huawei. E392u-92

  2. zte ini tidak stabil dan sering hang,saya pasang 40 unit untuk 5 lantai, 1 tantai ada 8 unit dengan mode extender, harus sering saya restart atau scan ulang ketika hang agar berfungsi kembali, kenapa ya?

  3. kl cari wireless roter + repeater , merk apa ya pak, yg murah ? router wireless zte milik telkom di rumah sering ngadat .
    kl repeater zte ini berapa meter jangkaunya ? terimakasih

    • repeater tergantung sama induknya…
      kalo yang mungil gini gak begitu kuat… paling 15 meter, kehalang tembok juga dah lemah…
      saran saya kalo memang cari repeater handal bisa coba WR841HP. maut tuh…

  4. kepingin punya repeater yg fungsinya kaya E5330 (mifi) merk apa ya gan? repeater E5330 hebatnya dia bisa berfungsi sebagai repeater, tapi seolah2 dia sebagai client. Ane pakai buat ngonekin ke wifi.id soalnya, jadi cukup satu userid login, setelah terlogin dia otomatis nyebar ulangnya sudah tidak perlu password lagi. Liat ulasan ane di: https://www.youtube.com/watch?v=H_sShV-k8SM

    Untuk zte punya agan ini bisa nda ya? Pengin beli karena katanya mantab kali sinyalnya gan dari review2, tapi ragu. Kalo E5330 sinyalnya lemah gan..

  5. Mas Haybat mohon pencerahannya please ..
    jika mengunakan modem bolt apakan copatible dgn H560N , ya ?
    soalnya nii modem blot di rumah signalnya luarbiasa jeblok .. buka FB saja sudah

  6. mau tanya donk klo saya pake wifi modem d slh 1 kamar trs krn d luar kamar sinyal kurang kuat dan saya mau tambah reuter ini, trs gmn cara konek nya yh? apa perlu bantuan setting di komputer atw bs lngsng konek yh?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s