Review Sades SA-715 Gaming Headset


8174352425

Sades. baru kali ini mendengar merk ini? begitu juga dengan saya… headset ini saya kenal ketika sedang iseng browsing mencari speaker untuk PC. meskipun merknya asing, namun headset gaming ini telah menyita perhatian saya karena untuk sebuah headset gaming harganya sangat terjangkau dan fitur yang ditawarkan cukup menarik…

bicara tentang Sades, perusahaan berlogo Serigala merah hitam ini berasal dari Cina, tepatnya di ShenZhen, Cina. didirikan sejak tahun 2002 dan fokus kepada Research & Development produk headset. baik headset PC, Gaming, maupun Casual Headset. kali ini yang mampir di review lab datz adalah Sades SA-715 yang merupakan Gaming Headset dengan harga yang sangat terjangkau. oiya… sebelumnya saya bukanlah seorang audiophile, jadi jangan heran jika reviewnya tidak seperti review di situs-situs audiophile. 😀

langsung saja, mari kita Review Sades SA-715 ini…

Berikut ini adalah spesifikasi dari Sades SA-715

Loudhailer diameter: 40mm
Cable length: 2.2m (approximately)
Frequency range: 20 to 20.000Hz
Sensitivity: 120±3dB at 1kHz
Impedance: 32 Ohm at 1kHz
Input power: 30mW (maximum)
Mic Dimension: 6 x 5mm condenser microphone
Mic Sensitivity: -54 ±3dB
Plug: 3.5mm nickel-plating

namun ada yang lucu disini, saya tidak bisa mencari mana spesifikasi yang benar, karena spesifikasi sensitivitas dari website sades.cc dan yang tercetak di box nya berbeda.

IMG_0716 (Large)

berikut ini adalah fitur yang diusung oleh Sades SA-715 ini.

•Overall design in line with somatology, adaptable headband to bring you comfortable wearing.
•Soft leather earpad, looks elegant and generous.
•High-sensitivity microphone up to clear and durable
•High-quality cord in single-line design, to improve ease of use.

IMG_0713 (Large)_Watermark

Packaging headset sades ini tergolong bagus, dengan warna dominan merah-hitam dan plastik yang menampakkan sebagian dari headset Sades ini. sayangnya paket penjualan sangat minim, mungkin ini strategi Sades untuk menekan harga SA-715.

IMG_0722 (Large)_Watermark

gambar diatas adalah posisi unboxing, dan yang saya dapat hanya Headset Sades SA-715 dan kantong kresek berwarna putih dari Sades. yah, sebuah paket yang sederhana, tapi dengan harga yang ditawarkan, rasanya kurang pantas jika kita berharap lebih dari kelengkapan headset ini.

IMG_0714 (Large)_Watermark

headset ini memiliki microphone yang sangat sensitif, mampu menghasilkan suara yang menurut saya berada diatas rata-rata headset dengan rentang harga yang sama, namun sayangnya microphone headset ini tidak bisa diarahkan menjauh atau mendekat dari bibir sehingga menurut saya menjadi kurang fleksibel.

IMG_0725 (Large)_Watermark

build quality headset ini cukup bagus, hanya setelah dilihat secara mendetail nampak kalau pengerjaannya (terutama cat tulisan Sades) terkesan kurang rapi dan seperti cat yang belum kering, tapi sudah langsung dimasukkan ke kardus. tapi itu hanya kesalahan minor, overall dengan harga yang hanya $10, build quality headset ini melebihi ekspektasi saya sebagai headset gaming yang terjangkau.

IMG_0723 (Large)_Watermark

bicara desain, sebenarnya saya tidak terlalu suka dengan desain SA-715 ini, karena terlalu biasa dan terkesan “mainstream“. namun kelemahan desain itu ditutupi oleh kenyamanan saat memakai headset ini, Sades mengklaim telah menggunakan Somatologi untuk merancang desain headset ini sehingga sangat nyaman digunakan. earpad-nya sangat empuk dan tidak membuat kuping sakit saat menggunakannya. bicara tentang desain, mungkin dengan harga yang sama atau bahkan sedikit lebih murah anda bisa melirik Sades SA-711 atau SA-712. yang memiliki desain yang menarik perhatian dan terlihat lebih “Gaming“.

IMG_0715 (Large)_Watermark

headset ini menggunakan 2 colokan, satu colokan untuk mic, satu lagi colokan untuk headset, Sades mengklaim menggunakan nickel plating untuk colokan yang digunakan di headset ini. untuk pengaturan volume sendiri ada sekitar 20 inci dari headset.

IMG_0726 (Large)_Watermark

sebelum test saya burning dulu 10 jam, 5 jam volume 40%, 5 jam volume 80% dengan jeda waktu 1 jam untuk istirahat dari volume 40% ke 80%. untuk test saya menggunakan peripheral sebagai berikut :

Hardware

Apple iPod 5th Generation

Desktop PC (Sound dari Biostar A880GU3)

Software

itunes

Foobar 2000

Daftar Lagu (MP3 320 kbps)

Avenged Sevenfold – Dancing Dead

Bullet For My Valentine – The Last Fight

Maroon 5 – Move Like Jagger

Ylvis – The Fox

Dash Berlin ft. Christina Novelli – Jar of Hearts

Lana Del Ray – Summertime Sadness

Adele – Set Fire to The Rain

Yui – Goodbye Days

entah saya sedang apes atau memang QC nya si Sades kurang bagus, saya mendapatkan headset yang agak cacat. karena suaranya bocor di bagian kanan, bocor dalam artian ketika ada bass yang menggelegar seperti lagu Jar of Hearts maka seperti ada suara derr… derr… seperti drivernya terkena case dari headset tersebut, tetapi jika headset dirapatkan ke kuping dengan tangan maka suara itu hilang, dan itu hanya terjadi di bagian kanan headset. jadi pengetesan kurang maksimal di sektor bass… mungkin ada audiophile yang bisa menjelaskan disebut apakah fenomena itu, silahkan bantu sharing dengan saya…

stagingya cukup luas dan detailnya lumayan bagus, petikan gitar dan suara mbak Yui sangat terasa, begitupun juga dengan vokal mbak Adele, untuk lagu semacam Dancing Dead dan The Last Fight, headset ini mampu melayani dengan cukup baik, gebukan drum, suara cymbal dan gitar dapat terdengar dengan baik. nampaknya suara headset ini lebih ke mid, bassnya tidak boomy dan saya rasa pas dengan treeble yang dikeluarkan. overall cukup puas dengan rentang harga $10, meski dikecewakan dengan kecacatan yang saya sebutkan diatas.

noise isolation headset ini tergolong baik, saat mendengar Ylvis dengan The Fox nya, tetangga depan rumah yang suka menggeber-geber motor BSA tua nya tidak terdengar, another advantages from this value headset. untuk suara microphone nya juga baik, meskipun kurang fleksibel, namun percakapan melalui skype dan rekaman audacity terdengar sangat jelas. yang cukup disayangkan adalah saat bermain game, saya hanya sempat bermain Call of Duty Black Ops, dan kebanyakan suara yang direproduksi oleh headset ini agak pecah dan terkesan kurang bisa meladeni suara ledakan dan desingan peluru yang sangat masif.

saatnya menarik kesimpulan Review Sades SA-715 ini

Kelebihan :

– Murah

Build Quality bagus

– Sangat nyaman digunakan

– Microphone Sensitif

Kelemahan :

– Quality Control buruk

– Kualitas pengecatan yang agak sembarangan

– Kurang mumpuni untuk gaming

Nah, sampai juga di penghujung ulasan kali ini, dengan harga yang ditawarkan, rasanya headset ini cukup pantas untuk dimiliki bagi gamer yang mempunyai budget terbatas. hanya saja saran dari saya, cobalah headset sebelum membelinya agar kerugian yang saya alami tidak terjadi kepada anda.

Rupanya headset ini sudah bisa anda dapatkan di Indonesia, jika anda tertarik membelinya, anda bisa mendapatkan headset ini di Bhinneka.

klik gambar dibawah ini untuk membeli dari Bhinneka.com, dengan membeli dari link yang saya berikan, anda secara tidak langsung juga membantu saya agar terus bisa me-review produk-produk gadget yang semuanya saya beli dari kantong saya sendiri 🙂

SADES Gaming Headset [SA-715]

mungkin itu dulu dari saya, jika ada sharing atau pertanyaan silahkan posting komentar anda dibawah ini…

dan tak lupa, semoga Review Sades SA-715 ini bermanfaat untuk kita semua.

🙂

Iklan

2 responses to “Review Sades SA-715 Gaming Headset

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s