Berwirausaha? Siapa Takut!


 

Dewasa ini kebutuhan manusia semakin beraneka ragam, namun terkadang kita tak menyadari kalau semakin banyaknya kebutuhan bakal menyulitkan kita untuk memenuhi kebutuhan kita tersebut, karena apa? Tak lain dan tak bukan adalah karena penghasilan kita yang terbatas dan masih “seret”…

Terkadang banyak terpikir oleh kita untuk melakukan hal-hal yang tak patut atau tak terpuji, semacam menipu, mencuri, atau lain sebagainya yang kesemuanya mempunyai resiko tinggi dalam kehidupan. Kalaupun kita merasa aman di dunia, belum tentu kita bakalan aman di akhirat…

“Terus kita harus bagaimana?” Jika itu pertanyaannya, kita bisa mencoba berwirausaha karena itu salah satu jalan kita untuk dapat memperoleh penghasilan yang lumayan untuk kita dan yang terpenting, wirausaha itu halal dan berprospek cerah jika cermat dalam mengamati situasi pasar. Pertanyaan selanjutnya adalah “kita dapat modal dari mana?” beberapa bank dan koperasi saat ini yang sudah menggalakkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna meningkatkan kewirausahaan di Indonesia. nah, disinilah datz akan mengulas ”Peran Perbankan dan Koperasi Dalam Mendorong Peningkatan Kewirausahaan di Indonesia”

Yuk, langsung aja kita ulas koperasi dan beberapa bank yang mempunyai program KUR didalamnya.

Yang pertama adalah KOPERASI

Koperasi sangat cocok dijadikan tempat untuk memulai usaha kita, mengapa? Karena Koperasi adalah asosiasi orang-orang yang bergabung dan melakukan usaha bersama atas dasar prinsip-prinsip Koperasi, sehingga mendapatkan manfaat yang lebih besar dengan biaya yang rendah melalui perusahaan yang dimiliki dan diawasi secara demokratis oleh anggotanya. Koperasi bertujuan untuk menjadikan kondisi sosial dan ekonomi anggotanya lebih baik dibandingkan sebelum bergabung dengan Koperasi.

Didalam koperasi juga ada yang khusus kewirausahaan, yaitu Kewirausahaan koperasi. Kewirausahaan koperasi adalah suatu sikap mental positif dalam berusaha secara koperatif, dengan mengambil prakarsa inovatif serta keberanian mengambil risiko dan berpegang teguh pada prinsip identitas koperasi, dalam mewujudkan terpenuhinya kebutuhan nyata serta peningkatan kesejahteraan bersama.

Dari definisi tersebut, maka dapat dikemukakan bahwa kewirausahaan koperasi merupakan sikap mental positif dalam berusaha secara koperatif. Tugas utama wirakop adalah mengambil prakarsa inovatif, artinya berusaha mencari, menemukan, dan memanfaatkan peluang yang ada demi kepentingan bersama. Kewirausahaan dalam koperasi dapat dilakukan oleh anggota, manajer birokrat yang berperan dalam pembangunan koperasi, yaitu orang yang peduli terhadap pengembangan koperasi.

Dan dibawah ini adalah skema KUR milik Koperasi yang datz kutip dari situs milik depkop

  1. Secara umum Skema KUR yang telah disepakati Bank Pelaksana dengan Perusahaan Penjamin dan Permerintah sebagai berikut:
  2. Nilai Kredit maksimal Rp500 juta per debitur
  3. Bunga maksimal 16% per tahun (efektif)
  4. Pembagian resiko penjaminan: Perusahaan Penjaminan 70% dan Bank Pelaksana 30%.
  5. Penilaian Kelayakan terhadap usaha debitur sepenuhnya menjadi kewenangan Bank Pelaksana.
  6. UMKM dan Koperasi tidak dikenakan Imbal Jasa Penjaminan (IJP)

Sedangkan cara mengakses KUR adalah

  1. UMKM dan Koperasi yang membutuhkan Kredit dapat menghubungi Kantor CabangjKantor Cabang Pembantu Bank Pelaksana terdekat.
  2. Memenuhi persyaratan dokumentasi sesuai dengan yang ditetapkan Bank Pelaksana.
  3. Mengajukan surat permohonan kredit/ pembiayaan
  4. Bank Pelaksana akan melakukan penilaian kelayakan
  5. Bank Pelaksana berwenang memberikan pesetujuan atau menolak permohonan kredit.

Yang kedua adalah BANK BNI

Bank BNI memiliki program kredit yang diantaranya juga ada kredit usaha rakyat (KUR). Yang ditawarkan oleh Bank BNI adalah Fasilitas kredit modal kerja atau investasi yang diberikan kepada usaha mikro, kecil, menengah dan Koperasi yang memiliki usaha produktif yang feasible tapi belum bankable.

Manfaat, Persyaratan dan Jaminan dari KUR Bank BNI yang datz kutip dari website Bank BNI adalah sebagai berikut.

Manfaat

  • Fasilitas kredit dengan maksimum s.d. Rp500 juta.
  • Proses kredit cepat.
  • Persyaratan lebih mudah
  • Suku bunga bersaing dengan system perhitungan bunga efektif.
  • Jangka waktu pengembalian s.d. 5 (lima) tahun.
  • Tidak dikenakan biaya propisi dan biaya administrasi.

Persyaratan

  • Kelengkapan legalitas usaha yang masih berlaku dan sesuai dengan bidang usahanya, untuk permohonan kredit sampai dengan Rp150 juta cukup surat keterangan berusaha dari kelurahan.
  • Usaha yang akan dibiayai telah berjalan minimal 1 (satu) tahun
  • Tidak tercatat sebagai debitur atau nasabah bermasalah
  • Menyampaikan fotokopi rekening bank selama 6 (enam) bulan terakhir.

Jaminan

  • Kelayakan Usaha
  • Jaminan tambahan sesuai ketentuan Bank

Yang ketiga adalah BANK BRI

Bank BRI memiliki program KUR yang beragam, mulai dari Mikro, Ritel, sampai Linkage Program. Manfaat yang dapat diambil adalah Meningkatkan akses pembiayaan UMKM & K kepada Bank. Pembelajaran UMKM untuk menjadi debitur yang bankable sehingga dapat dilayani sesuai ketentuan komersial perbankan pada umumnya (Sebagai embrio debitur komersial). Dan diharapkan usaha yang dibiayai dapat tumbuh dan berkembang secara berkesinambungan.

Ketentuannya adalah.

  • KUR Mikro
  • Calon debitur adalah individu yang melakukan usaha produktif yang layak.
  • Memiliki legalitas yang lengkap :
    • KTP / SIM
    • KK
  • Lama usaha minimal 6 bulan.

Untuk persyaratannya adalah.

  • KUR Mikro
  • Plafond kredit maksimal Rp 20 juta.
  • Suku bunga efektif maks 22% per tahun.
  • Jangka waktu & jenis kredit :
    • KMK : maksimal 3 tahun.
    • KI : maksimal 5 tahun.
    • Dalam hal perpanjangan,suplesi dan restrukturisasi.
    • KMK : maksimal 6 tahun.
    • KI : maksimal 10 tahun.
  • Agunan :
    • Pokok : Dapat hanya berupa agunan Pokok apabila sesuai keyakinan Bank Proyek yang dibiayai cashflownya mampu memenuhi seluruh kewajiban kepada bank (layak).
    • Tambahan : Sesuai dengan ketentuan pada Bank Pelaksana.

Sedangkan ketentuan dan persyaratan kredit yang lainnya dapat dilihat lebih lengkapnya di website bank BRI atau klik disini untuk menuju website tersebut.

Yang keempat adalah BANK BPD DIY

Bank BPD DIY juga memiliki beragam pilihan kredit, mulai dari Kredit Program Pembinaan Usaha Keluarga Sejahtera Mandiri (PUNDI), Kredit Mikro Ekonomi Produktif, Kredit Purnakarya dan lain sebagainya yang selengkapnya dapat dilihat disini.

Nah… dengan demikian kita tak perlu lagi galau atau susah-susah mencari pinjaman kesana kemari seperti ayu ting-ting mencari alamat… eh… 😀 karena sudah banyak bank atau koperasi yang dapat mempermudah kita berwirausaha dengan memberi pinjaman atau kredit yang nantinya dapat digunakan sebagai modal kita berwirausaha.

Demikian apa yang bisa datz share. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan dapat menambah pengetahuan kita tentang apa itu wirausaha, bagaimana peran perbankan dan koperasi untuk membantu kewirausahaan dan tentunya menambah tekad para pembaca blog ini untuk berwirausaha guna menambah penghasilan pribadi dan membuka lapangan kerja yang mulai sempit di negara kita tercinta ini.

Salam dari datz

 

 

Referensi :

http://www.bpddiy.co.id/index.php?page=produk&sub=kredit

http://www.bri.co.id/pinj_kur/ssm_pinj_kur_bri

http://www.bni.co.id/id-id/bankingservice/commercial/kredit/kreditprogrambni/kreditusaharakyat.aspx

http://www.depkop.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=351

http://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi

 

UPN Veteran Yogyakarta

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s